Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan
Resume ke: 12
Hari/Tanggal: Jum’at, 15 Mei 2026
Narasumber: Susanto, S.Pd.
Moderator: Lely Suryani, S.Pd., SD.
Pada pertemuan ke-12 kegiatan Kelas Belajar Menulis Nusantara PGRI (KBMN) gelombang 34, peserta mendapatkan materi yang sangat penting bagi seorang penulis, yaitu tentang proofreading sebelum menerbitkan tulisan. Materi ini disampaikan oleh Bapak Susanto, S.Pd. Beliau menjelaskan bahwa sebelum sebuah tulisan dipublikasikan, penulis perlu membaca ulang dan memperbaiki tulisannya agar lebih rapi, jelas, serta nyaman dibaca oleh pembaca.
Proofreading merupakan kegiatan membaca kembali tulisan yang telah dibuat dengan tujuan menemukan dan memperbaiki kesalahan yang mungkin masih terdapat dalam naskah. Kesalahan tersebut bisa berupa kesalahan ejaan, penulisan huruf kapital, tanda baca, susunan kalimat, maupun ketidaktepatan penggunaan kata. Dengan melakukan proofreading, penulis dapat memastikan bahwa tulisannya sudah layak untuk dipublikasikan.
Narasumber menjelaskan bahwa proofreading berbeda dengan editing. Editing lebih berfokus pada perbaikan bahasa dan struktur tulisan secara menyeluruh, sedangkan proofreading lebih menekankan pada pengecekan akhir sebelum tulisan diterbitkan. Oleh karena itu, proofreading dapat disebut sebagai tahap terakhir dalam proses penulisan.
Selain itu, penulis juga perlu memperhatikan beberapa hal ketika melakukan proofreading, di antaranya:
- Membaca kembali tulisan secara perlahan dan teliti.
- Memeriksa kesalahan penulisan kata, ejaan, serta tanda baca.
- Memastikan setiap kalimat memiliki unsur yang lengkap, seperti subjek dan predikat.
- Memperbaiki kalimat yang terlalu panjang atau kurang jelas agar mudah dipahami pembaca.
- Memastikan alur tulisan runtut dan tidak membingungkan.
Narasumber juga menekankan bahwa seorang penulis sebaiknya mampu menjadi editor bagi tulisannya sendiri. Dengan membiasakan diri melakukan proofreading, kualitas tulisan akan semakin baik dan kesalahan yang tidak perlu dapat dihindari.
Dari materi yang disampaikan pada pertemuan ini, dapat disimpulkan bahwa proofreading merupakan langkah penting sebelum menerbitkan tulisan. Dengan melakukan pengecekan ulang terhadap tulisan yang telah dibuat, penulis dapat menghasilkan karya yang lebih rapi, jelas, dan enak dibaca. Oleh karena itu, setiap penulis perlu membiasakan diri melakukan proofreading agar tulisan yang dipublikasikan memiliki kualitas yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi para pembaca.
Komentar